Flight Okay
Bahasa IndonesiaID
Aplikasi gratis untuk kamu yang takut terbang

Takut terbang? Tidak apa-apa.

Flight Okay menjelaskan setiap guncangan, suara, dan sensasi selama penerbangan dengan sederhana dan jujur. Jadi kamu bisa bernapas lega dan tahu apa yang sedang terjadi di atas sana.

Download diApp StoreTersedia diGoogle Play

Gratis. Tanpa iklan, tanpa langganan, tanpa perlu daftar.

Selamat siangGimana kabarmu?

Semua oke

Pesawatnya terbang, pilotnya menyetir, kamu tinggal santai. Kalau ada yang terasa aneh, kita cari tahu bareng-bareng.

Aku cemas

Penerbanganmu

Deg-degan? Cek penerbanganmu lebih awal, dan kami tunjukkan rutenya serta langit di sepanjang jalan.

Ceritaku

Ratusan penerbangan sudah kulalui. Lalu, datanglah rasa takut.

Hai, aku Deniz Şen. Aku sudah melalui beberapa ratus penerbangan: perjalanan kerja, liburan, transit. Dulu, naik pesawat terasa sebiasa naik bus.

Lalu suatu hari semuanya berubah. Penerbangan biasa, sedikit turbulensi, dan tiba-tiba jantungku berdebar kencang, telapak tanganku basah, dan aku menghitung menit demi menit sampai mendarat. Aku tahu terbang itu aman. Tapi ternyata rasa takut tidak peduli seberapa berpengalaman dirimu.

Jadi aku mulai mencari tahu: kenapa pesawat berguncang, suara apa saja yang terdengar setelah lepas landas, bagaimana pesawat dibuat, dan bagaimana pilot bekerja. Semakin aku paham, semakin tenang perasaanku.

Dari situlah Flight Okay lahir: semua yang membantuku, dalam satu aplikasi. Aku membuatnya sepenuhnya gratis, karena aku tahu rasanya takut di tempat yang dulu terasa tenang. Kalau aplikasi ini bisa membantu satu orang saja terbang sedikit lebih tenang, semuanya sudah sepadan.

Isi aplikasi

Semua yang membantuku, dalam satu aplikasi

Lembut, jujur, dan tanpa drama. Seperti teman di kursi sebelah yang paham cara kerja pesawat.

  1. Jawaban untuk pertanyaan yang menakutkan

    Kenapa pesawat terasa seperti jatuh setelah lepas landas, apa yang berbunyi gedebuk di bawah lantai, kenapa sayapnya melentur, dan apa yang terjadi kalau mesin mati. 28 jawaban jujur dengan bahasa sederhana.

    Coba di sini
  2. Penerbanganmu

    Masukkan nomor penerbanganmu dan lihat rutenya, di mana pesawatmu sekarang, dan apakah mungkin akan sedikit berguncang di perjalanan.

    Coba di sini
  3. Pernapasan

    Latihan napas tenang selama 3, 5, atau 10 menit. Tarik napas dalam 4 hitungan, embuskan dalam 6, dan tubuhmu cepat paham bahwa semuanya baik-baik saja.

    Coba di sini
  4. Musik yang menenangkan

    22 lagu lembut tanpa lirik: piano, gitar, alat musik gesek, dan ambient. Tetap diputar saat kamu bernapas, membaca, atau bermain.

    Coba di sini
  5. Selalu ada saat berguncang

    Saat pesawat mulai berguncang, Flight Okay menyadarinya dan dengan tenang menjelaskan apa yang sedang terjadi dan kenapa semuanya baik-baik saja.

  6. Kokpit

    Pilih pesawatmu, putar dalam 3D, dan cari tahu bagaimana setiap bagiannya menjaga keselamatanmu.

  7. Game santai

    “Macet Awan”, “Langit Sejajar”, catur, dan sudoku. Tanpa batas waktu dan tanpa kalah, jadi penerbangan terasa berlalu begitu cepat.

  8. Mau ke mana

    Waktu setempat, cuaca, dan tempat-tempat indah di kota tujuanmu.

Tadi itu apa?

Kenapa semuanya oke

Semua yang bisa terasa menakutkan saat terbang, dijelaskan dengan jujur dan tanpa drama.

Apakah terbang benar-benar aman?Ini cara bepergian paling aman. Perjalanan ke bandara justru lebih berisiko.

Peneliti di MIT meneliti penerbangan komersial di seluruh dunia dari 2018 hingga 2022: kecelakaan serius terjadi sekitar sekali per 13 juta penerbangan. Itu seperti terbang setiap hari selama lebih dari 30.000 tahun, dan semuanya oke sepanjang waktu.

Penerbangan bisa seaman ini karena setiap insiden, sekecil apa pun, diselidiki lalu dijadikan aturan baru, pelatihan, dan perubahan desain untuk seluruh industri. Hampir tidak ada bidang lain yang belajar dari kesalahan secermat dunia penerbangan.

Jadi, bagian paling berisiko dari perjalananmu adalah perjalanan menuju bandara. Setelah itu, semua oke.

Bagaimana kalau ada yang rusak?Setiap sistem penting punya cadangan, dan sering kali ada cadangan untuk cadangannya.

Pesawat komersial dirancang dengan satu aturan: bagian mana pun boleh rusak, dan pesawat tetap terbang dengan lancar. Karena itu semua yang penting dibuat lebih dari satu: biasanya tiga sistem hidrolik, beberapa generator listrik, beberapa komputer penerbangan, dan instrumen terpisah untuk masing-masing pilot.

Kalau satu generator berhenti, generator lain mengambil alih. Bahkan kalau kedua mesin berhenti, masih ada unit daya cadangan dan turbin angin kecil yang keluar untuk menjaga sistem penting tetap bekerja.

Pilot melatih kerusakan-kerusakan ini di simulator berulang kali, dengan daftar periksa untuk masing-masing. Lampu peringatan hanyalah pekerjaan rutin bagi mereka.

Seberapa teliti pesawat diperiksa?Sebelum setiap penerbangan, setiap beberapa minggu, dan perombakan besar setiap beberapa tahun.

Sebelum setiap keberangkatan, seorang teknisi atau salah satu pilot berjalan mengelilingi pesawat untuk memeriksa ban, mesin, flap, dan sensor, dan awak meninjau catatan teknis pesawat. Kalau ada yang tidak beres, itu diperbaiki, atau pesawat tidak berangkat.

Selain itu ada pemeriksaan terjadwal: yang ringan setiap beberapa minggu, dan yang berat setiap beberapa tahun, ketika pesawat menghabiskan berminggu-minggu di hanggar untuk dibongkar dan diperiksa panel demi panel. Suku cadang diganti sesuai jadwal ketat, sering kali jauh sebelum aus.

Itulah sebabnya usia pesawat jauh kurang penting daripada yang kamu kira: pesawat berumur 20 tahun yang dirawat sesuai aturan sama amannya dengan pesawat baru.

Seperti jatuh setelah lepas landasPilot menarik flap dan mengurangi daya dorong. Pesawat tetap menanjak.

Satu atau dua menit setelah lepas landas, pilot menurunkan daya mesin dari daya lepas landas ke daya menanjak dan menarik flap kembali ke dalam sayap. Tanjakannya jadi sedikit lebih landai, dan tubuhmu membaca perubahan itu sebagai jatuh.

Di instrumen, pesawat terus menanjak sepanjang waktu, hanya tidak setajam tadi. Seperti mobil yang pindah gigi: dorongan di punggungmu berkurang, tapi kamu tetap melaju ke depan.

Ini terjadi di setiap penerbangan, tepat sesuai jadwal. Kalau kamu merasakannya, berarti penerbangan berjalan sesuai prosedur.

Bunyi dentuman dan dengung setelah lepas landasRoda pendarat ditarik masuk dan pintunya menutup. Memang begitu bunyinya.

Tepat setelah lepas landas kamu mungkin mendengar desingan, gemuruh, dan bunyi dentuman mantap di bawah lantai. Itu roda pendarat yang terlipat masuk ke ruangnya dan pintunya menutup di belakangnya, supaya pesawat bisa melaju di udara dengan lebih mulus.

Sebelum mendarat kamu akan mendengar kebalikannya: dengungan, suara angin yang lebih keras, dan bunyi klak saat roda terkunci di tempatnya. Flap yang keluar juga punya bunyi desingnya sendiri.

Suara-suara ini berarti sistemnya bekerja tepat waktu. Pesawat yang benar-benar sunyi justru aneh.

Mesin tiba-tiba jadi pelanSetelah lepas landas dan saat turun, pilot mengurangi daya. Pesawat tetap terbang.

Beberapa menit setelah lepas landas, suara mesin jadi jauh lebih pelan. Itu perpindahan terencana dari daya lepas landas ke daya menanjak: menghemat mesin dan mengurangi kebisingan bagi warga yang tinggal dekat bandara.

Saat turun, mesin bisa hampir dalam posisi idle cukup lama. Pesawat hanya meluncur turun bertumpu pada sayapnya, seperti menuruni bukit panjang dengan sepeda tanpa mengayuh.

Mesin yang pelan bukan berarti pesawat berhenti. Pesawat hanya tidak bekerja lebih keras dari yang perlu.

Panel di sayap bergerakFlap dan spoiler mengubah bentuk sayap agar pesawat bisa terbang lebih lambat dan mendarat dengan lembut.

Sebelum lepas landas dan mendarat, bagian belakang sayap bergeser keluar dan ke bawah. Itu flap: membuat sayap lebih besar dan lebih melengkung, sehingga pesawat bisa terbang dengan aman di kecepatan yang lebih rendah.

Di atas sayap kamu mungkin melihat panel-panel terangkat saat turun atau tepat setelah roda menyentuh landasan. Itu spoiler: membantu pesawat melambat dan menekan roda dengan mantap ke landasan.

Semua gerakan dan desingan ini adalah sayap yang mengubah bentuknya untuk setiap tahap penerbangan, persis sesuai rencana.

Hampir mendarat, lalu naik lagiItu go-around: manuver normal yang sering dilatih.

Kadang, tepat sebelum menyentuh landasan, mesin menderu dan pesawat naik lagi. Ini disebut go-around: pilot memutuskan pendekatannya kurang sempurna dan kembali untuk mencoba sekali lagi.

Alasannya biasanya sepele: pesawat lain masih ada di landasan, embusan angin, atau pendekatannya sedikit terlalu cepat atau terlalu tinggi. Pilot dilatih untuk melakukan go-around daripada memaksakan pendaratan, dan mereka melatihnya terus-menerus.

Ini terjadi beberapa kali di setiap seribu pendaratan. Go-around adalah tanda awak yang berhati-hati, bukan masalah. Biasanya kamu mendarat 10 sampai 15 menit kemudian.

Pendaratannya kerasSentuhan yang mantap sering kali disengaja, terutama di landasan basah.

Pendaratan yang lembut memang lebih enak, tapi tidak selalu yang paling aman. Di landasan yang basah atau pendek, pilot sengaja mendaratkan pesawat dengan mantap, supaya ban menembus air dan langsung mencengkeram permukaan.

Roda pendarat dibuat untuk menahan benturan yang jauh lebih keras daripada pendaratan normal mana pun. Hentakan yang kamu rasakan adalah peredam kejut yang sedang bekerja.

Tepat setelah menyentuh landasan suaranya juga jadi keras: itu daya dorong balik mesin dan rem yang membantu pesawat melambat.

Bagaimana mendarat saat kabut atau malam hari?Dengan instrumen. Banyak pesawat bahkan bisa mendarat sendiri saat jarak pandang hampir nol.

Pilot tidak perlu melihat landasan dari jauh. Sinyal radio dari bandara memandu pesawat dengan tepat di jalur pendekatan, baik ke kiri dan kanan maupun ke atas dan bawah.

Dalam kabut tebal, banyak pesawat menggunakan autoland: autopilot menerbangkan pesawat sampai ke landasan dan mendaratkannya, sementara dua pilot mengawasi setiap langkah. Awak maupun pesawatnya memerlukan sertifikasi khusus untuk ini, dan pilot melatihnya secara rutin.

Pada malam hari, lampu landasan dan sistem yang sama membuat pendaratan sama rutinnya dengan siang hari.

Guncangan di dalam awanTurbulensi memang tidak nyaman, tetapi pesawat dirancang untuk beban yang jauh lebih besar.

Udara bergerak dalam arus, agak mirip sungai: udara hangat yang naik, angin yang mengalir di atas pegunungan, tepian aliran jet stream yang cepat. Saat pesawat melewatinya, pesawat berguncang, seperti mobil di jalan kerikil.

Rasanya dramatis, tapi biasanya pesawat hanya bergerak beberapa meter ke atas atau ke bawah. Pesawat komersial dibuat dan diuji untuk beban yang jauh melampaui apa pun yang bisa ditimbulkan turbulensi dalam penerbangan biasa.

Pilot mendapat prakiraan turbulensi dan laporan dari pesawat lain, lalu mengubah ketinggian atau rute untuk mencari udara yang lebih tenang. Tugasmu mudah: tetap pasang sabuk pengaman selama duduk, dan guncangan akan tetap jadi sekadar guncangan.

Pesawat jatuh ke kantong udaraTidak ada lubang di udara. Bahkan penurunan yang tajam biasanya hanya beberapa meter.

"Kantong udara" terdengar seperti lubang kosong tempat pesawat jatuh, padahal hal seperti itu tidak ada. Udara ada di mana-mana, dan sayap selalu punya sesuatu untuk bertumpu.

Yang kamu rasakan adalah embusan turbulensi ke arah bawah. Perutmu bilang pesawat jatuh jauh sekali, tapi biasanya pesawat hanya bergerak beberapa meter, dan autopilot atau pilot langsung mengembalikannya.

Itulah juga kenapa sabuk pengaman penting: pesawat tidak masalah dengan guncangan mendadak, dan sabuk yang terpasang membuatmu tetap nyaman di kursi.

Pesawat miring sekaliBelokan normal itu landai, sekitar 15–25 derajat. Dari jendela saja terlihat lebih curam.

Saat berbelok, pesawat memiringkan badannya, seperti sepeda yang miring di tikungan. Dalam penerbangan normal kemiringannya biasanya 15–25 derajat, dan pesawat komersial hampir tidak pernah lebih dari 30.

Kelihatannya lebih menakutkan karena jendela tiba-tiba menampilkan daratan di satu sisi dan langit di sisi lain. Di dalam, belokan itu hanya menekanmu dengan lembut ke kursi. Segelas air di meja lipatmu tidak akan tumpah.

Pesawat bisa miring jauh lebih dari itu. Pilot menjaga belokan tetap landai semata-mata demi kenyamananmu.

Telingaku terasa pengangTekanan kabin berubah saat naik dan turun. Coba menelan, menguap, atau mengunyah.

Kabin diberi tekanan, tapi tidak sampai setara permukaan laut: di ketinggian jelajah rasanya seperti berada di pegunungan sekitar 2.000 meter. Saat naik dan turun tekanannya berubah, dan telingamu butuh waktu sebentar untuk menyesuaikan.

Menelan, menguap, mengunyah permen karet, atau menyesap air akan membuka saluran kecil yang menyeimbangkan tekanan. Kalau telingamu masih bandel, jepit hidungmu, tutup mulut, lalu tiup dengan pelan.

Telinga yang pengang berarti sistem tekanan sedang menyesuaikan kabin dengan mulus, persis sesuai rancangannya.

Apa arti semua bunyi "ding" itu?Itu cuma interkom awak dan tanda sabuk pengaman. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Bunyi-bunyi itu sebagian besar adalah awak yang saling berkomunikasi: pramugari memanggil pramugari lain, kokpit memanggil kabin, atau tanda sabuk pengaman yang menyala dan mati.

Beberapa maskapai juga memakai bunyi "ding" untuk menandai tahap penerbangan, misalnya saat melewati sekitar 3.000 meter ketika naik atau turun, saat awak boleh berdiri atau harus duduk.

Kalau ada yang perlu kamu perhatikan, kamu akan mendengar pengumuman yang tenang dengan kata-kata, bukan bunyi "ding" yang misterius.

Tercium bau avturDi darat, asap buang pesawat lain masuk ke ventilasi. Itu normal.

Sering kali itu asap buang dari pesawat lain di taxiway, atau dari mesin pesawatmu sendiri saat bergerak pelan di darat. Ventilasi mengambil udara dari luar, dan di darat ada banyak asap seperti itu di sekitar.

Begitu pesawat melaju kencang atau lepas landas, baunya hilang dalam beberapa menit. Saluran dan tangki bahan bakar tertutup rapat dan letaknya jauh dari kabin, jadi bau sesaat di darat bukan berarti ada yang bocor.

Awak pesawat juga mencium bau itu setiap saat. Itu memang bau bandara.

Uap putih dari langit-langitItu kondensasi: udara dingin dari AC bertemu udara kabin yang hangat dan lembap.

Kadang kabut putih keluar dari lubang ventilasi di atas kursi, biasanya di hari yang panas dan lembap. Itu cuma kondensasi: AC meniupkan udara dingin dan kering, udara itu bertemu udara kabin yang hangat dan lembap, lalu uap airnya berubah jadi awan kecil.

Sama seperti napasmu di hari yang sangat dingin. Tidak berbau, bukan asap, dan hilang begitu kabin menjadi dingin.

Kamu mungkin juga melihat jejak putih yang mengalir dari sayap saat mendarat. Fisikanya sama: tekanan rendah di atas sayap mendinginkan udara sampai uap airnya terlihat.

Sayap melengkungSayap sengaja dibuat lentur: meredam embusan angin seperti pegas.

Kalau kamu melihat ujung sayap bergoyang naik turun, memang begitulah sayap dirancang. Sayap yang kaku justru lebih lemah; sayap yang lentur meredam embusan angin seperti pegas dan menyebarkan bebannya.

Sebelum pesawat baru disertifikasi, para insinyur melengkungkan sayap uji di darat jauh melebihi apa pun yang bisa terjadi dalam penerbangan sungguhan: sayap itu harus menahan setidaknya satu setengah kali beban terbesar yang mungkin dialaminya selama beroperasi.

Jadi sayap yang bergerak adalah sayap yang bekerja. Sedikit goyangan saat turbulensi masih sangat jauh dari batasnya.

Bagaimana kalau satu mesin mati?Pesawat bermesin ganda bisa terbang dan mendarat dengan aman dengan satu mesin. Pilot terus melatihnya.

Setiap pesawat komersial bermesin ganda disertifikasi untuk lepas landas, menanjak, terbang, dan mendarat hanya dengan satu mesin, bahkan jika kerusakan terjadi di saat terburuk ketika melaju untuk lepas landas.

Pesawat yang menyeberangi samudra punya izin tambahan yang disebut ETOPS: rutenya direncanakan agar selalu bisa mencapai bandara dengan satu mesin, kadang berjarak tiga jam atau lebih.

Mesin modern jarang mati, dan kalau itu terjadi, pilot mengikuti prosedur yang sudah berkali-kali mereka latih di simulator. Biasanya penumpang mendengar pengumuman, pesawat mendarat di bandara terdekat yang sesuai, dan selesai.

Bagaimana kalau semua mesin mati?Pesawat tidak jatuh. Pesawat meluncur, dan bisa menempuh lebih dari 100 km dari ketinggian jelajah.

Pesawat komersial adalah peluncur yang sangat baik. Dari ketinggian jelajah, pesawat bisa menempuh lebih dari seratus kilometer tanpa daya mesin sama sekali, yang biasanya cukup untuk mencapai bandara.

Ini pernah benar-benar terjadi. Pada 2001, sebuah Airbus di atas Samudra Atlantik kehabisan bahan bakar, meluncur sekitar 19 menit menuju Kepulauan Azores, lalu mendarat di sana. Pada 2009, sebuah pesawat yang berangkat dari New York kehilangan kedua mesinnya karena tertabrak burung dan mendarat di Sungai Hudson, dan ke-155 orang di dalamnya menunggu kapal feri dengan tenang di atas sayap.

Bahkan tanpa mesin, turbin angin kecil dan baterai cadangan menjaga kendali dan instrumen utama tetap berfungsi, sehingga pilot tetap memegang kendali.

Bagaimana kalau pesawat tersambar petir?Setiap pesawat komersial tersambar sekitar sekali setahun. Pesawat dibuat untuk itu.

Sambaran petir pada pesawat komersial itu biasa: rata-rata, setiap pesawat tersambar sekitar sekali setahun, biasanya saat naik atau turun menembus awan. Penumpang mungkin melihat kilatan dan mendengar dentuman, dan biasanya hanya itu.

Kulit logam pesawat, atau jaring halus yang tertanam di kulit berbahan komposit, mengalirkan arus listrik di sepanjang bagian luar pesawat lalu keluar lagi, seperti sangkar. Tangki bahan bakar dan peralatan elektronik dilindungi secara khusus, dan setiap tipe pesawat baru harus membuktikan bahwa ia tahan sambaran petir.

Setelah mendarat, teknisi memeriksa pesawat untuk mencari bekas kecil tempat petir masuk dan keluar. Lalu pesawat kembali terbang.

Bagaimana kalau pesawat menabrak burung?Biasanya tidak berbahaya. Mesin dan kaca depan diuji dengan cara ditembak burung.

Burung dan pesawat cukup sering bertemu, kebanyakan di dekat bandara pada ketinggian rendah. Sering kali burung itu hanya meninggalkan bekas di hidung atau sayap pesawat.

Untuk mendapat sertifikasi, mesin harus bisa menelan burung dan tetap menyala atau mati dengan aman, dan kaca depan harus tahan dihantam burung pada kecepatan penuh. Ya, para insinyur benar-benar menembakkan burung ke sana dengan meriam udara.

Bandara bekerja keras untuk mengusir burung dengan radar, anjing, elang, dan suara bising. Dan bahkan kalau satu mesin rusak, pesawat tetap melanjutkan penerbangan dengan aman memakai mesin yang lain.

Bisakah seseorang membuka pintu saat terbang?Tidak bisa. Di ketinggian, tekanan udara menahan pintu tetap tertutup dengan gaya berton-ton.

Di ketinggian jelajah kabin diberi tekanan, sehingga udara di dalam mendorong setiap pintu dengan gaya beberapa ton. Pintu pesawat bekerja seperti sumbat: ukurannya lebih besar dari lubangnya dan ditekan ke kusennya dari dalam.

Untuk bisa terbuka, pintu harus lebih dulu bergerak ke dalam, dan tidak ada orang yang cukup kuat untuk melakukannya melawan tekanan itu. Bahkan penumpang yang paling kuat sekalipun.

Di darat, awak kabin mengaktifkan dan menonaktifkan pintu untuk perosotan darurat. Itulah maksud pengumuman "awak kabin, nonaktifkan pintu".

Sebenarnya siapa yang menerbangkan pesawat?Dua pilot terlatih, dibantu autopilot yang mengurus pekerjaan rutin.

Selalu ada setidaknya dua pilot di kokpit, dan masing-masing bisa menerbangkan serta mendaratkan pesawat sendirian. Di penerbangan panjang ada awak tambahan, dan mereka bergantian beristirahat di tempat tidur khusus.

Sebagian besar fase jelajah diterbangkan oleh autopilot, sementara pilot mengawasinya, berbicara dengan pengatur lalu lintas udara, memantau cuaca dan bahan bakar, serta merencanakan langkah berikutnya. Mirip cruise control di mobil: membuat mereka bebas memikirkan gambaran besarnya.

Autopilot tidak memutuskan apa pun sendiri. Pilot yang memberi tahu apa yang harus dilakukan, dan mereka bisa mengambil alih dalam sekejap.

Seberapa baik pilot dilatih?Pelatihan bertahun-tahun, ditambah ujian simulator sekitar setiap enam bulan.

Sebelum menerbangkan penumpang, pilot menjalani pelatihan bertahun-tahun, lalu berlatih lagi untuk setiap tipe pesawat tertentu yang mereka terbangkan.

Kira-kira dua kali setahun, setiap pilot maskapai kembali ke simulator untuk diuji: mesin mati, kebakaran, cuaca buruk, lepas landas yang dibatalkan, semua yang mereka harap tidak pernah ditemui di dunia nyata. Kalau tidak lulus, mereka tidak boleh terbang.

Mereka juga menjalani pemeriksaan kesehatan rutin dan aturan istirahat yang ketat di antara penerbangan, sehingga orang-orang di depan selalu dalam kondisi segar.

Bagaimana kalau pilot merasa tidak enak badan?Pilot yang satunya menerbangkan dan mendaratkan pesawat sendiri. Pilot bahkan sering makan menu berbeda.

Setiap penerbangan maskapai punya setidaknya dua pilot, dan masing-masing sepenuhnya mampu menerbangkan dan mendaratkan pesawat sendirian. Justru karena itulah ada dua orang.

Supaya mereka tidak sakit bersamaan karena penyebab yang sama, pilot sering makan menu yang berbeda. Mereka menjalani pemeriksaan kesehatan rutin dan berlatih terbang sendirian di simulator.

Kalau satu pilot merasa tidak enak badan, pilot lainnya akan mengambil alih, meminta prioritas kepada pengatur lalu lintas udara, dan mendarat di bandara yang sesuai. Bagi penumpang, artinya hanya mendarat sedikit lebih awal.

Ada badai petir di sepanjang jalanPilot melihat badai di radar dan memutarinya, sering kali dengan jarak puluhan kilometer.

Pesawat komersial punya radar cuaca di hidungnya yang menunjukkan awan badai di depan. Pilot juga mendapat prakiraan cuaca sebelum terbang serta kabar terbaru dari pengatur lalu lintas udara dan pesawat lain.

Mereka tidak terbang menembus badai petir. Mereka memutarinya dengan jarak yang lebar, sering kali 30 kilometer atau lebih, atau menunggu di darat sampai badai melewati bandara.

Kalau kamu melihat kilat jauh di luar jendela, artinya pilot sudah melihat badai itu jauh sebelum kamu dan menjaga jarak aman darinya.

Bagaimana dengan es di sayap?Di darat es dibersihkan dari pesawat, dan di udara sayap serta mesin menghangatkan dirinya sendiri.

Es bisa mengubah bentuk sayap, jadi pesawat tidak pernah boleh lepas landas dengan bunga es atau salju di atasnya. Di musim dingin kamu mungkin melihat truk menyemprotkan cairan hangat berwarna ke pesawat sebelum berangkat. Itu namanya de-icing.

Di udara, pesawat punya sistem anti-es: udara panas dari mesin atau pemanas listrik menghangatkan tepi depan sayap dan saluran masuk mesin, sehingga es tidak bisa menumpuk.

Sensor memperingatkan pilot tentang kondisi yang memicu es, dan mereka menyalakan perlindungan jauh sebelum itu jadi masalah. Penundaan untuk de-icing adalah langkah keselamatan, bukan pertanda buruk.

Coba langsung di sini

Penerbanganku

Masukkan nomor penerbanganmu, dan kami tunjukkan rutenya serta langit di sepanjang jalan.

Cara kerjanya sama seperti di aplikasi. Kami tidak menyimpan nomor penerbangan.

Bernapas dan mendengarkan

Sedikit ketenangan, sekarang juga

Dua hal dari aplikasi yang bisa kamu coba tanpa perlu memasang apa pun.

Pernapasan

Ikuti lingkarannya: tarik napas saat lingkaran membesar, embuskan saat mengecil. Beberapa menit saja sudah cukup untuk merasakan bedanya.

Tarik napas

Musik

Alunan lembut tanpa lirik, untuk bernapas, bermain, atau sekadar bersantai.

5 lagu
Gratis. Sungguhan.

Aku tidak sedang membangun bisnis

Aku hanya ingin semakin sedikit orang yang takut terbang. Jadi Flight Okay gratis untuk semua orang, tanpa ada fitur yang dikunci di balik pembayaran.

  • Tanpa iklan
  • Tanpa langganan atau fitur berbayar
  • Tanpa daftar dan tanpa pelacakan
  • Bisa offline, bahkan dalam mode pesawat
  • 11 bahasa
Pertanyaan

Perlu kamu tahu

Benar-benar gratis?

Ya. Tanpa iklan, tanpa langganan, tanpa pembelian dalam aplikasi. Aku membuat Flight Okay untuk membantu orang, bukan untuk menjual sesuatu.

Apakah aplikasi ini bisa menggantikan terapis?

Tidak. Flight Okay adalah teman yang menemanimu, bukan pengobatan medis. Kalau rasa takut sangat mengganggu hidupmu, bicarakanlah dengan tenaga ahli: takut terbang bisa diatasi dengan sangat baik lewat terapi.

Apakah bisa dipakai tanpa internet?

Penjelasan, latihan pernapasan, musik, dan game bisa dipakai offline, jadi tetap menemanimu dalam mode pesawat. Untuk mengecek penerbanganmu, kamu perlu internet, jadi paling mudah dilakukan sebelum naik pesawat.

Tersedia dalam bahasa apa saja?

Inggris, Spanyol, Prancis, Portugis, Rusia, Turki, Mandarin, Hindi, Arab, Bengali, dan Indonesia.

Apakah kalian mengumpulkan dataku?

Tanpa akun, tanpa analitik, tanpa iklan. Pengaturanmu tetap tersimpan di ponselmu. Semua detailnya ada di kebijakan privasi.

Di mana aku bisa mengunduhnya?

Flight Okay tersedia gratis di App Store dan Google Play. Pertanyaan dan idemu selalu kami tunggu di Telegram kami.

Pertanyaan, ide, bantuan

Gabung bersama kami di Telegram: tanyakan apa saja, sampaikan idemu, dan ceritakan apa yang membantumu. Aku membaca setiap pesan.